3 HAL YANG PALING HARUS DITAKUTI OLEH UMATKU

Ayatullah Ali Khamenei :

Riwayat ini dikutip dari kitab Al-Khisol Syeikh Shaduq. Rasulullah saw bersabda :

Ada tiga hal yang paling harus ditakuti oleh umatku. Penglihatan seorang Nabi telah melihat (peristiwa) sepanjang waktu, baik (peristiwa) sesaat setelah beliau tiada maupun sepanjang sejarah hingga sekarang.

Ketiga hal ini adalah yang paling menakutkan yang harus ditakuti oleh umat manusia.

PERTAMA, melencengnya orang alim. Alim yang dimaksud hadits biasanya ahli agama. Mungkin banyak dalam riwayat kita, makna yang terlintas ketika mendengar kata alim adalah ahli agama. Penyimpangan dan kesalahannya lebih bahaya dari lainnya. Namun bisa juga dimaknai alim secara mutlak. Sejatinya, musibah yang menimpa umat manusia seperti umat Islam biasanya disebabkan kesalahan oleh para elit, ulama dan ilmuwan di tengah tatanan masyarakat.

KEDUA, orang munafik yang berdebat dengan Al-Quran. Hal kedua yang disebutkan yang beliau saw takuti adalah seorang munafik, yaitu mereka yang hati dan jiwanya tidak tunduk di hadapan agama Allah SWT dan menampakkan diri sebagai orang yang religius padahal hatinya tidak beriman. Datangnya orang munafik ini dan berdebat dengan membawa nama Al-Quran, yakni dia menjadikan Al-Quran sebagai senjata, lalu senjata itu diarahkan kepada mukminin dan mereka yang berjalan di jalan yang Haq. Ini adalah sesuatu yang sangat berbahaya. Sekarang, mungkin ada saja mereka yang berdebat dan membawa-bawa ucapan para Imam. Berdebat dengan membawa-bawa hukum fikih. Berdebat dengan membawa-bawa Al-Quran dan hadits. Atau juga berdebat dengan membawa-bawa visi-visi revolusi. Mereka mengambil makna zahir sebuah perkara dan mendebat orang-orang. Mereka bertujuan menyesatkan pikiran-pikiran dari makna yang benar dan dari jalan yang lurus. Ini pun sesuatu yang sangat berbahaya.

KETIGA, dunia yang mengekang diri kalian. Dunia adalah hal ketiga yang dikhawatirkan Rasul saw atas umatnya. Ini berbeda dengan mengikuti alim yang menyimpang dan kesesatan disebabkan orang munafik. Ini berkaitan dengan diri kita sendiri, yakni dunia yang mengendalikan kita, merebut kendali atas diri kita dan membuat kita terombang-ambing. Dunia adalah jabatan yang kita cari, uang yang kita perjuangkan untuk mendapatkannya dan membuat kita lalai dari hukum syariat dan akal, atau persahabatan yang menjerumuskan kita ke lembah yang dilarang oleh syariat dan akal kita. Dunia yakni berbagai kenikmatan, nafsu syahwat, ambisi dan motivasi kita yang melenceng dari jalan Allah.

*****

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  • SHARE