IMAMAH ADALAH RUH ISLAM

Ayatullah Ali Khamenei berkata : 

Ruh dari Islam adalah "Imamah" (kepemimpinan). Imamah merupakan salah satu tingkatan penting dari kedudukan para nabi ilahi; artinya, setiap nabi adalah seorang imam, memiliki kedudukan imamah.

Kedudukan imamah bagi para nabi berada di atas kedudukan risalah (kerasulan). Makna risalah seorang nabi adalah bahwa beliau menyampaikan pesan ilahi kepada manusia, sedangkan makna imamah seorang nabi adalah bahwa beliau menerapkan risalah tersebut di dalam hati manusia, dalam pemikiran manusia, serta tindakan dan kinerja manusia. Inilah makna dari imamah.

Oleh karena itu, Anda melihat bahwa Allah SWT berfirman kepada Nabi Ibrahim as di akhir masa hidup beliau, setelah melewati semua ujian berat yang dihadapi oleh sosok agung tersebut: "Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu Ibrahim melaksanakannya. Allah berfirman: 'Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu Imam bagi seluruh manusia'." [ Q.S. Al-Baqarah / 2 " 124 ]

Di akhir masa hidup Ibrahim, setelah semua peristiwa, setelah semua ujian berat itu, Allah SWT berfirman kepadanya: "Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia." -- sekarang engkau telah mencapai kedudukan imamah.

Mengapa kita katakan di akhir masa hidup ? Karena setelah itu, Ibrahim as berkata: Apakah dari keturunanku juga bisa memperoleh imamah ? Yang kemudian dijawab oleh Allah SWT bukankah keturunan Ibrahim ini berkaitan dengan masa tuanya ? Nabi Ibrahim as dikaruniai dua orang putra di usia senjanya -- mungkin pada usia sembilan puluh tahun atau lebih tinggi.

Dalam Al-Quran disebutkan : "Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku di hari tua(ku) Ismail dan Ishak," [ Q.S. Ibrahim : 39 ] Inilah makna dari imamah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  • SHARE