HAJI : DEKLARASI PENOLAKAN TEGAS ISLAM TERHADAP DISKRIMINASI

 

Ayatullah Ali Khamenei berkata : 

Satu poin penting dan mendasar dalam haji adalah bahwa Islam secara nyata menolak segala bentuk diskriminasi yang ada di berbagai negara.

Perbedaan ras, perbedaan geografis, dan perbedaan kelas sosial; semua ini tidak diterima. Ini adalah poin yang sangat penting.

Hari ini, negara-negara yang mengaku dirinya beradab--yang menurut saya, mereka tidak punya peradaban sama sekali--Anda tentu tahu negara yang menganggap diri mereka beradab dan dunia lain sebagai primitif, (faktanya) masih terjebak dalam persoalan kulit hitam dan putih, terjebak dalam isu ras Eropa dan non-Eropa, serta terjebak dalam masalah para migran.

Ribuan migran tenggelam di laut, namun mereka tidak terusik; tidak peduli sama sekali, seolah-olah tidak menganggap mereka manusia atau makhluk yang layak diperhatikan. Mereka bahkan lebih perhatian pada hewan peliharaan mereka daripada seorang pendatang yang hidup di lingkungan mereka.

Peristiwa seperti ini setiap hari disaksikan masyarakat dunia. Mereka terjebak, tidak mampu menyelesaikan masalah ini. Islam telah menyelesaikannya. Itu pun bukan hanya retorika.

Memang dalam Al-Quran disebutkan, dan banyak ayat, riwayat yang serupa serta dari ucapan para tokoh besar Islam. Namun yang terpenting adalah dalam praktik.

Bahasa penghapusan diskriminasi Islam adalah bahasa tindakan. Di mana hal itu terlihat ? Dalam ibadah Haji. Ada yang berkulit hitam, ada yang berkulit putih; ada dari berbagai penjuru dunia, dari berbagai latar peradaban dan sejarah; semuanya berdiri berdampingan tanpa diskriminasi. Tidak ada diskriminasi di antara mereka. Mereka berjalan bersama, thawaf bersama, sa'i bersama, dan wukuf bersama.

Inilah hal-hal yang sangat penting. Inilah rahasia-rahasia haji. Semua ini harus dijalankan dengan kesadaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  • SHARE