TUJUAN HAJI: PERSATUAN UMAT ISLAM MENGHADAPI KEKUFURAN, KEZALIMAN, DAN AROGANSI DUNIA

Ayatullah Ali Khamenei berkata : 

(Fakta) bahwa seluruh manusia dari berbagai penjuru dunia berkumpul pada hari tertentu, pada waktu tertentu, dan di satu tempat tertentu--ini bukan sesuatu kebetulan. Ini adalah perkara yang sudah terencana. Jelas bahwa mereka diundang untuk suatu tujuan.

Coba perhatikan: jika suatu saat ada seruan pada sekelompok masyarakat di sebuah kota, atau bahkan seluruh rakyat sebuah negara agar hadir pada hari tertentu di tempat tertentu, apa maknanya?

Maknanya adalah bahwa kehadiran itu memiliki tujuan. Artinya bukan sekedar datang lalu pergi. Akan tetapi, datanglah agar suatu pekerjaan terlaksana, datanglah agar sebuah tujuan tercapai.

Seperti inilah ibadah Haji. Sebuah undangan untuk suatu tujuan. Lalu apa tujuannya?

Tujuannya adalah meningkatkan martabat umat Islam, mendekatkan hati seluruh umat Islam satu sama lain, dan mewujudkan persatuan umat Islam. 

Menghadapi apa? Menghadapi kekufuran, menghadapi kezaliman, menghadapi arogansi dunia, menghadapi berhala-berhala manusia maupun nonmanusia, menghadapi segala sesuatu yang Islam datang untuk menghapus semua itu.

Kita berkumpul agar dapat menghadapi semua itu bersama. Sebagai contoh, hari ini isu Israel dan rezim zionis sedang menjadi perhatian. Seluruh dunia Islam harus bersatu, dan pertemuan ini harus menyampaikan pesan terhadap rezim Zionis.

Hari ini masalah dunia adalah penetrasi kekuatan arogan. Semua harus berkumpul untuk menyatakan kehadiran, menunjukkan kekuatan, dan berdiri tegak untuk menghadapi kekuatan arogan tersebut. Memang semestinya demikian memaknai Haji.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  • SHARE