Persatuan, sebagaimana yang telah dijelaskan, bukanlah sebuah taktik. Persatuan adalah salah satu prinsip Islam. Persatuan adalah pertintah Al-Quran.
Firman Allah : "Dan berpegang teguhlah kamu semua kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai" sangatlah penting. Artinya, bahkan dalam berpegang teguh pada tali Allah yang merupakan tindakan terpentimg [ada perintah] ijtima'u (bersatulah), [yaitu] persatuan harus ada dalam ketaatan pada Allah, yang manifestasinya adalah ibadah haji, manifestasinya adalah shalat Jumat. Yakni, bersatu bahkan berpegang teguh pada tali Allah adalah hal yang dikehendaki oleh Al-Quran dan syariat Islam. Ini terlihat sangar penting.
Atau dalam ayat-ayat Surah Al-Hujurat ini : "Dan apabila ada dua golongan orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain, maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perimtah Allah."
Artinya, masalah persatuan begitu penting sehingga jika seseorang berbuat zalim (melanggar kesepakatan), maka ia harus diperangi. Muslim yang berbuat aniaya itu harus diperangi agar kita bisa mengembalikannya kepada persatuan. Begitu pentingnya persatuan ini! Hal-hal ini tidak boleh diabaikan.
Atau ayat "Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara. Karena itu, damaikanlah antara kedua saudaramu." Artinya, persatuan adalah prinsip Al-Quran, dan kita tidak boleh melalaikan isu persatuan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar