1. DEKAT DAN DICINTAI ANAK-ANAK
Banyak masyarakat menilai bahwa anak-anak itu jujur dan dapat menilai dan merasakan apakah seseorang itu baik atau buruk. Seorang yang jahat dan buruk akan membuat ditakuti anak-anak sehingga akan tidak mau mendekat padanya. Reaksi alamiahnya ketika dekat tersebur akan menangis jika dekat dengannya.
Namun ini tidak terjadi pada Ayatullah Ali Khamenei. Anak-anak senang dekat dengannya. Menganggap Ayatullah Ali Khamenei bukan sebagai pemimpin yang disegani sehingga tidak dapat disentuh dan jauh darinya, apalagi dianggap sebagai pemimpin yang diktator dan otoriter sehingga takut didekati, melainkan menganggap Ayatullah Ali Khemenei seperti seorang kakek yang dekat dan penuh kasih sayang baginya.
Video-video di bawah ini bukan hanya memperlihatkan bagaimana Ayatullah Ali Khamenei sangat penyayang terhadap anak-anak, melainkan anak-anak sangat mencintai Ayatullah Ali Khamenei :
2. SANGAT TOLERANSI DAN DIHORMATI SERTA DICINTAI JUGA OLEH KALANGAN NON-MUSLIM DI IRAN
Mereka-mereka yang anti terhadap Iran dan anti terhapa wilayatul fakih sering menuduh Ayatullah Ali Khamenei sebagai pemimpin yang dikatotor dan otoriter. Seorang diktator dan otoroter adalah sosok yang digambarkan sebagai sosok yang tidak memiliki toleransi terhadap orang dan kelompok yang memiliki pandangan yang berbeda dengannya.
Namun Ayatullah Ali Khamenei memiliki pandangan dan sikap yang sangat toleransi terhadap yang memiliki pandangan
Banyak ulama dan orang yang memiliki pandangan yang sangat intoleran bahkan menganggap sesat orang yang beragama lain. Banyak yang bukan hanya menganggap tidak boleh mengucapkan "selamat natal" pada orang yang beragama kristen / nasrani, melainkan juga menganggap orang yang mengucapkannya sebagai sesat.
Namun tidak demikian dengan Ayatullah Ali Khamenei. Beliau bukan hanya mengucapkan selamat natal, melainkan juga mengunjungi keluarga-keluarga anggota militer terutama yang syahid / gugur ketiga bertugas.
Di bawah ini adalah video-video yang mendokumentasikan Ayatullah Ali Khamenei berkunjung ke keluarga-keluarga anggota militer yang syahid / gugur ketika bertugas :
Dalam video-video di atas, kita bukan hanya melihat sikap Ayatullah Ali Khamenei yang dekat dan ramah dengan rakyat meskipun berbeda agama, melainkan juga kita dapat melihat bagaimana mereka juga sangat menghormati dan mencintai Ayatullah Ali Khamenei. Kita juga dapat menyaksikan mereka juga memasang foto Ayatullah Ali Khamenei dan atau Imam Khomeini (pendiri Revolusi Islam Iran) di rumahnya. Sebuah pemandangan yang dapat menunjukkan bahwa Ayatullah Ali Khamenei dan Imam Khomeini atau wilayatul fakih juga sangat diterima oleh masyarakat non-muslim di Iran.
3. MEMILIKI JIWA YANG SANGAT "SENSITIF"
Seorang diktator dan otoriter adalah sosok yang digambarkan oleh orang sebagai sosok yang tidak memiliki empati.
Bagaimana mungkin kita dapat mengatakan Ayatullah Ali Khamenei seperti sosok yang dituduhkan di atas, sementara dirinya seringkali terlihat menangis ketika berziarah ke makan para imam atau orang suci yang dimuliakan olehnya sebagaimana dapat dilihat dalam video di bawah ini :
4. KESEDERHANAAN
Banyak pemimpin yang bertindak memperkaya, baik untuk dirinya maupun untuk keluarganya. Namun tidak demikian dengan Ayatullah Ali Khamenei.
Gaya hidupnya jauh dari kemewahan. Sikap dan gaya hidupnya dapat dengan sendirinya menepis berbagai tuduhan bahwa Ayatullah Ali Khamenei bertindak untuk kepentingan dirinya sendiri maupun untuk keluarganya.
Video-video di bawah ini dapat menunjukkan dan menjelaskan kesederhanaan diri dan hidupnya :
KESIMPULAN :
Dari keempat penjelasan di atas, dan mungkin masih banyak lagi hal yang sebenarnya dapatkan ditambahkan, tidaklah mungkin Ayatullah Ali Khamenei itu diktator dan otoriter sebagaimana yang mereka gambarkan dan tuduhkan.
Hanya orang-orang kafir, munafik dan fasik yang mengatakan hal tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar