Menurut Kantor Berita ABNA,
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Uzma Imam Sayid Ali Khamenei,
Selasa (16/1/2018) sore, berpidato dalam pertemuan dengan peserta Kongres Antar
Parlemen Negara-Negara Islam ke-13. Pidato lengkap beliau sebagai berikut:
Dengan Nama Allah Maha Pengasih Maha Penyayang
Segala puja dan puji kehadirat Allah Tuhan Semesta Alam. Shalawat
serta salam semoga tercurahkan kepada Sayidina Muhammad dan keluarga sucinya,
sahabat pilihannya, dan siapa yang mengikuti mereka dengan baik sampai Hari
Pembalasan.
Selamat datang saudara-saudara yang terhormat, saudari-saudari
yang terhormat! Di sini kalian berada di antara saudara-saudari dan di rumah
kalian sendiri. Mudah-mudahan Allah Swt melimpahkan taufik kepada kalian semua,
membantu dan membimbing kalian semua agar dapat insyaallah menyukseskan pekerjaan besar yang kalian
pikul.
Persatuan Parlemen Negara-Negara Islam, yang berumur hampir
seperempat abad, punya posisi yang sangat penting. Pertama-tama bahwa kalian
adalah ketua dan anggota parlemen negara-negara Islam. Kalian adalah wakil
rakyat. Ini poin penting. Kedua, dari sisi lain kalian tidak punya keterbatasan
diplomatis pemerintah. Kalian bisa menunjukkan sikap yang lebih serius dan
menyatakan secara lebih tegas tuntutan rakyat kalian dan bangsa-bangsa Muslim
serta Umat Islam di dunia. Menurut saya urgen sekali menggunakan posisi penting
ini untuk menunaikan tugas keagamaan dan historis. Kita di hadapan Umat Islam
punya tanggungjawab keagamaan yang besar. Kita semua; semua orang yang punya
posisi di belahan Dunia Islam, sebagaimana kalian, dan kami pun demikian,
sekali lagi kita semua punya tugas keagamaan. Artinya, Islam dan agama punya
tuntutan terhadap kita. Pertama-tama kita harus melakukannya. Yang kedua bahwa
kita punya tugas historis. Seperti yang orang rasakan, sekarang ini dunia
sedang berada dalam sebuah arus transformasi yang penting, sedang mengalami
perubahan-perubahan penting. Seluruh dunia. Bukan kawasan tertentu saja, Asia,
Afrika, atau Barat saja. Seluruh dunia merasakan transformasi sedang terjadi.
Harus berperang dalam transformasi ini. Pada masa tertentu, Dunia Islam kena pukulan
telak. Pasca Perang Dunia Pertama, Dunia Islam tercabik-cabik. Orang-orang yang
sama sekali tidak punya kelayakan, orang-orang yang sama sekali tidak berhak,
berkuasa terhadap negara-negara Islam; di Asia Barat, di Afrika Utara. Tanpa
alasan apa pun, tanpa kelayakan apa pun. Dampak-dampak jangka panjangnya masih
ada di Dunia Islam, pukulan-pukulannya masih terasa. Jangan sampai kita biarkan
peristiwa dan pengalaman ini terulang kembali.
Sesuai program yang dipaparkan kepada saya, ada topik-topik
penting dalam agenda kongres ini. Sebagiannya nanti akan saya singgung. Tapi,
ada juga isu-isu yang terabaikan dan semestinya mendapat perhatian. Seperti
masalah Yaman, masalah Bahrain. Ini juga merupakan persoalan yang sangat
penting dan luka yang dalam dan parah pada tubuh Umat Islam. Semua ini harus
ditanggulangi. Memang masalah Myanmar sudah diutarakan. Masalah Kisymir juga
telah disampaikan. Pesan saya kepada saudara-saudari mukmin dan muslim adalah
dalam isu-isu utama Dunia Islam, dalam persoalan-persoalan vital Dunia Islam,
kita harus tegas. Kalau kita tegas, maka kita bisa membuat arus di dunia. Kita
perlu membuat arus di tengah opini publik dunia dan pikiran elit dunia. Ada
hakikat-hakikat. Dan hakikat-hakikat ini harus kita pulish global. Kita harus mempengaruhi
opini publik dan masyarakat umum dunia. Jangan biarkan kalian disepelekan.
Jangan biarkan “Konspirasi Diam” menghapus isu-isu penting Dunia Islam. jangan
perkenankan imperium horor dan beracun propaganda Barat yang pada umumnya
berada di tangan zionis membuat masalah-masalah penting Dunia Islam ini
terabaikan. Sekarang, saya akan mengisyarakatn kepada sebagian dari
masalah-masalah itu. Masalah Palestina salah satu isu yang sangat penting,
bahkan persoalan Dunia Islam yang paling penting. Masalah ini sepenuhnya
diabaikan. Betapa banyak tekanan dan kendala yang dihadapi oleh rakyat
Palestina. Menurut kami, imperium media zionis Barat bisa dikalahkan. Target
ini bisa dicapai. Sekiranya kita semua bersemangat, maka kita pasti bisa.
Kekalahan zionis di perang lunak juga sesuatu yang mungkin terjadi. Sebagaimana
di perang keras zionis mengalami kekalahan, seperti kalian saksikan sendiri
bagaimana rezim zionis kalah di Libanon, terpaksa mundur, dan terpaksa mengakui
kekalahan, padahal semua orang mengira rezim ini tak terkalahkan, di perang
lunak pun rezim zionis dan agen-agennya bisa dikalahkan.
Ada berapa masalah utama yang ingin saya isyaratkan dan di
agenda kongres ini juga disinggung. Yang pertama adalah masalah Palestina.
Masalah palestina jangan pernah sesaat pun dilupakan. Masalah Palestina adalah
masalah yang sangat penting. Apa yang terjadi selama tujuh puluh-delapan puluh
tahun terakhir di Palestina, menurut saya tidak pernah terjadi sebelumnya
sepanjang sejarah. Sejauh yang kami tahu, hal seperti ini, di mana pun, baik
pada masa kita maupun pada masa-masa yang dekat dengan kita, bahkan di masa
kapan pun sepanjang sejarah, kami tidak menemukan masalah yang seperti ini
terjadi.
Apa masalahnya? Masalahnya adalah tiga peristiwa terjadi pada
sebuah bangsa. Yang pertama adalah mereka merampas tanah airnya, menjajahnya.
Baik! Di sebagian belahan dunia juga ada tanah air yang dijajah. Ini bukan hal
baru. Tapi, di samping penjajahan ini, mereka juga melakukan pengasingan
massal. Jutaan orang dari rakyat Palestina sekarang berada di pengasingan.
Terasing dari tanah air mereka sendiri, dari rumah mereka sendiri, dari kota
dan kampung halaman mereka sendiri. Terusir, terasing jauh, dan tidak
diperkenankan untuk kembali. Dua hal ini sama dengan pengasingan massal jutaan
orang. Yang ketiga adalah dua peristiwa ini disertai dengan pembantaian massal.
Banyak sekali orang yang ketika itu dibantai. Perempuan, laki, anak-anak. Di
kota dan di desa. Mereka bunuh massal. Ini kejahatan kemanusiaan besar yang
terjadi. Ini soal Palestina. Yakni peristiwa penjajahan, pengasingan, dan
pembunuhan massal terhadap sebuah bangsa. Bukan terhadap satu orang atau satu
kelompok orang yang terbatas. Ini masalah yang tidak pernah terjadi sebelumnya
dalam sejarah. Iya, kadang –anggap saja sebagai contoh- di sebagian negara ada
sekelompok orang yang dipindahkan dari satu daerah ke daerah lain, tapi tetap
dalam negeri mereka sendiri. Bukan pengusiran sebuah bangsa dari negerinya
sendiri. Sekarang, sudah puluhan tahun kelompok-kelompok orang Palestina, diri
mereka sendiri atau bapak-bapak mereka, diusir dari Palestina dan hidup di
kamp-kamp. Ini apa artinya? Hal seperti ini tidak pernah terjadi di belahan
dunia mana pun. Ini satu masalah. Dan masalah yang luar biasa. Ini sebuah
kezaliman historis yang tiada duanya. Ini tidak diragukan lagi adalah sebuah
kezaliman bersejarah yang tidak ada padanannya. Kita punya kewajiban. Artinya,
di dalam Islam dan disepakati oleh seluruh mazhab Islam bahwa dalam kasus-kasus
semacam ini, orang-orang Muslim harus terjun ke medan, membela, dan melakukan
pembelaan sebisa mungkin. Pada akhirnya, hal ini harus dilakukan.
Saya percaya bahwa perjuangan melawan rezim zionis ini pasti
akan menghasilkan. Kami yakin ini. Keliru apabila kita mengira bahwa “Tidak ada
gunanya. Semuanya sudah terlambat.” Tidak! Sama sekali tidak demikian! Walau
pun puluhan tahun telah berlalu, tapi insyaallah dan dengan izin Allah Swt pasti akan
menghasilkan. Sebagaimana sampai hari ini pun Muqawama terus maju. Kalian lihat
sendiri; suatu hari mereka –zionis- berselogan “Dari Nil sampai Furat”. Tapi
sekarang, mereka malah mengurung diri dengan tembok dan berharap bisa menjaga
diri di dalam tanah air gasab. Itu berarti Muqawama mengalami kemajuan. Setelah
ini pun pasti akan terus maju. Palestina adalah sebuah kesatuan. Sebuah negara.
Sebuah sejarah. Palestina sebagaimana berulangkali ditekankan adalah “Dari
Sungai sampai Laut”. Dari sungai Yordania sampai laut Mediterania. Ini
Palestina. Dan tidak diragukan lagi bahwa Quds adalah ibukota Palestina ini.
Pikiran utama dan hakikat ini sama sekali tidak bisa dicederai. Apa yang sampai
sekarang dan sedang dilakukan oleh AS terhadap Quds, seperti kegalatan
(kekonyolan) berlebihan yang dilakukan oleh orang ini (Trump) sudah pasti tidak
mungkin sampai ke mana-mana. Bedanya, orang yang sekarang sedang berkuasa di AS
agak terang-terangan dalam bekerja. Tapi penguasa-penguasa AS yang lain juga
punya jalan dan target yang sama dengan dia. Mereka semua tidak ada bedanya.
Dan mereka tidak akan mampu merealisasikan apa yang telah mereka katakan.
Pemerintah-pemerintah yang sekarang membantu AS,
pemerintah-pemerintah di kawasan kita sendiri, adalah sedang melakukan
pengkhianatan. Hal ini harus menjadi perhatian kita semua. Adalah pengkhianatan
yang nyata ketika seseorang bersahabat dengan zionis dan pada saat yang sama
menganiaya saudara-saudara Muslimnya. Seperti yang sedang dilakukan oleh Saudi.
Sudah pasti ini adalah pengkhianatan terhadap Umat Islam dan Dunia Islam. Ini
hal pertama.
Hal kedua adalah masalah persatuan Islam. Kita jangan sampai
membiarkan perbedaan ras, daerah, bahasa, dan sekte membuat perselisihan di
antara kita. Kami sudah mengatakan hal ini kepada semua. Sekarang pun kami
katakan lagi. Dan akan senantiasa kami katakan. Bahkan terhadap pihak-pihak
yang secara nyata memusuhi kami juga kami telah katakan bahwa kami siap untuk
menyikapi kalian secara persaudaraan. Iya, tentunya sebagian orang tidak bisa
melakukan hal ini. Sebagian pemerintah tidak sanggup melakukannya. Tapi kami
yakin bahwa Dunia Islam dengan populasinya yang besar, fasilitasnya yang
berlimpah, posisi dan kawasannya yang sekarang luar biasa sensitif, baik di
Afrika maupun di Asia, baik di Asia Barat maupun di Asia Pusat, pasti
persatuannya bisa menciptakan kekuatan yang besar di dunia. Kekuatan yang mampu
memberi pengaruh di dunia. Persatuan ini harus kita realisasikan. Kita harus
bersinergi. Kita harus menolong satu sama yang lain. Kita harus mengirimkan
kekuatan kita untuk membantu satu sama yang lain. Permusuhan-permusuhan yang biasa
terjadi ini harus segera dihentikan. Pada umumnya ada campur tangan AS dan
zionis dalam kebencian dan permusuhan ini. Merekalah yang sedang menciptakan
perselisihan di antara kita. Semua itu harus segera dihentikan, dan jangan kita
biarkan dengan hal-hal seperti ini zionis membuat margin keamanan untuk
dirinya. Salah satu cita-cita musuh Dunia Islam adalah terjadi perselisihan,
cekcok, perang, dan pertumpahan darah di dalam Dunia Islam. Hal itu untuk
membuat margin keamanan bagi zionis. Kita harus mencegah hal ini. Sebisa
mungkin kita jangan biarkan itu terjadi.
Hal ketiga dan poin yang sangat penting adalah upaya untuk
kemajuan ilmiah. Dengan perantara ilmu pengetahuan Dunia Barat berhasil
mencapai kekayaan. Dengan perantara ilmu pengetahuan mereka berhasil mencapai
kekuasaan internasional. Mereka maju dalam ilmu pengetahuan, maka mereka
mendominasi di seluruh dunia. Tapi, karena mereka tidak beriman, karena mereka
tidak berkapasitas, maka mereka menggunakan ilmu pengetahuan ini secara buruk.
Ilmu dan pengetahuan ini mereka gunakan untuk menzalimi, mengeksploitasi,
menjajah, dan menindas. Kita tidak ingin melakukan semua itu. Tapi, dari sisi
ilmu dan pengetahuan kita terbelakang. Dunia Islam harus mengupayakan agar
anak-anak mudanya maju dari sisi keilmuan. Hal ini bisa dilakukan. Di sini,
kami telah melakukannya. Kami dari sisi peringkat keilmuan berhasil mengangkat
diri berapa tingkat di atas. Dan semua itu pun kami melakukannya pada masa
embargo. Kami selama bertahun-tahun diembargo oleh kekuasan-kekuasaan arogan.
Namun, embargo ini membantu kita untuk bisa meraih perkembangan. Kami terpikir
anak-anak muda kami. Kami terpikir diri kami. Mulailah kami memberdayakan
kekuatan-kekuatan diri sendiri. Kami sekarang di bidang-bidang yang penting
telah memposisikan diri dalam batas ilmu dan pengetahuan. Padahal sebelumnya
kami sangat terbelakang. Dalam kedokteran, dalam nano, dalam sel induk, dalam
ilmu nuklir, dan dalam banyak ilmu pengetahuan lainnya. Anak-anak muda kami
mampu membuktikan diri, mampu bekerja, mampu melakukan pekerjaan-pekerjaan yang
besar. Jumlah anak muda negeri kami yang terdidik dan ilmuan sekarang lebih
banyak dibandingkan dengan kebanyakan bahkan mayoritas negara-negara dunia.
Karena itu, salah satu pekerjaan yang harus ditindaklanjuti di negara-negara
Islam adalah prihal kemajuan ilmiah. Dan ini bisa. Dalam hal ini juga kita
harus saling membantu. Iya, tentunya dan untungnya sebagian negara Islam
lainnya juga punya kemajuan yang bagus sekali di bidang ini.
Hal berikutnya adalah kita harus membongkar klaim-klaim dusta
Setan Akbar. Setan Akbar adalah AS. Mereka membuat klaim-klaim dusta.
Klaim-klaim ini harus dibongkar. Salah satu dari klaim itu adalah isu HAM.
Mereka itu anti HAM tapi pada saat yang sama mengklaim diri pendukung HAM.
Mereka selalu membawa nama HAM dan melontarkannya, padahal apa yang mereka
lakukan anti HAM. Sekarang, orang yang sedang berkuasa di sana (Trump)
mengungkapkan fakta ini secara terang-terangan. Penguasa-penguasa yang sebelum
dia juga melakukan hal yang sama, tapi tidak secara terang-terangan. Yang satu
ini agak telanjang dan terbuka dalam berbicara. Terhadap Afrika, terhadap
ras-ras, terhadap Amerika Latin, terhadap semua orang, terhadap Muslimin, dan
terhadap segala sesuatu dia bicara. Itu artinya, mereka adalah orang-orang yang
bertindak anti HAM, tapi mereka bawa-bawa bendera pembelaan HAM. Ini harus
dibongkar. Ini kebohongan besar yang harus dibongkar. Contoh lainnya,
perjuangan anti terorisme. Mereka mengklaim berjuang melawan terorisme.
Padahal, pertama-tama mereka sendirilah yang membela pemerintah teroris zionis.
Pemerintah zionis di Palestina jajahan adalah pemerintah teroris. Mereka
sendiri yang mengatakan. Orang-orang israel sendiri tidak menolak bahwa mereka
maju dengan teror. Hal ini mereka sendiri yang mengatakan. Terkadang mereka
mengungkapkannya secara terang-terangan. Tapi, pendukung pemerintah ini di
kawasan, pada peringkat pertama adalah AS. Karena itu, merekalah yang mendukung
pemerintah teroris. Di samping itu, mereka juga mendukung teroris-teroris lain.
ISIS yang sempat menjadi masalah besar bagi sejumlah negara di kawasan kami,
yang membuat adalah AS itu sendiri. Hal ini mereka akui sendiri. Mereka
nyatakan. Orang ini pun (Trump) dalam kampanye pemilunya berkali-kali menyebut
pemerintah sebelumnya sebagai pembuat ISIS. Betul apa yang dia katakan. Ini
kata-kata yang benar. Memang merekalah yang membuat ISIS. Sampai saat-saat
terakhir pun, ketika ISIS sedang menghirup nafasnya yang terakhir di Suriah,
mereka masih terus mendukung dan membelanya. Ini contoh yang terbaru dan
berhubungan dengan perkembangan paling kini. Karena itu, mereka sendiri
pendukung terorisme, mereka sendiri pelaku terorisme, tapi pada saat yang sama
mereka angkat bendera perjuangan anti terorisme. Semua ini harus dibongkar.
Semua ini harus dijelaskan kepada Dunia. Saya katakan bahwa hendaknya kalian
membuat arus, hendaknya kalian mempengaruhi pikiran elit dunia dan opini publik
masyarakat dunia. Hendaknya kalian mengungkapkan hakikat-hakikat ini.
Saya ingin katakan bahwa apa yang kami utarakan di Republik
Islam kepada saudara-saudara kami, apa yang kami paparkan, dan apa yang kami
tekankan adalah hal-hal yang kami sendiri telah mencobanya. Semua ini
pekerjaan-pekerjaan yang secara praktis kami sudah melakukannya. Bukan sekedar
kata-kata di mulut. Salah satu hal yang saya tekankan dan wasiatkan kepada
himpunan saudara-saudara Muslim dalam pertemuan-pertemuan seperti ini adalah
hendaknya kalian tidak memandang hal ini selesai dengan resolusi atau dengan
mengeluarkan resolusi. Apabila kalian duduk di sebuah komite, atau anggap saja
di majelis umum kongres ini kalian telah mengeluarkan sebuah deklarasi,
yakinlah bahwa persoalannya tidak akan selesai dengan ini. Ini hanya bagian
dari pekerjaan. Bagian lainnya adalah menindaklanjuti dan membantu
teralisasinya keputusan-keputusan. Ini semua harus dilakukan.
Mereka perangi kami secara ekonomi. Mereka tahu bahwa ekonomi
adalah hal yang penting di negeri kami. Bertahun-tahun mereka perang ekonomi
dengan kami. Mereka lakukan perang ini sekuat-kuatnya. Sekarang juga perang
ekonomi masih berlanjut. Embargo salah satu bagian dari perang ekonomi terhadap
kami. Kami Alhamdulillah tidak kalah. Kami tidak bertekuk lutut.
Kami berhasil menanggulangi masalah ini. Insyaallah setelah ini pun kami akan tetap bisa
menanggulangi, dan insyaallah akan mengubah embargo demi embargo menjadi
sarana untuk perkembangan. Kami percaya “Kerakyatan Religius” sebagai faktor
pertumbuhan, faktor perkembangan; baik perkembangan spiritual maupun
perkembangan material. “Kerakyatan Religius” adalah nilai sangat mulia yang
kami dapatkan keuntungannya demi dunia dan akhirat rakyat.
Dengan daya dan kekuataan Ilahi, Bangsa Iran telah membuktikan
bisa. Dan setelah ini juga pasti bisa melumpuhkan konspirasi-konspirasi AS.
Setelah ini pun insyaallah kami bisa melumpuhkan konspirasi AS.
Semoga motivasi ini semakin menguat di negara-negara Islam dan di antara
Bangsa-Bangsa Islam sehingga menjadi kepalan tangan yang kuat dari himpunan
Dunia Islam terhadap seluruh konspirasi arogans. Saya doakan mudah-mudahan
kalian sukses. Dan sekali lagi kami sampaikan selamat datang kepada kalian
semua.
Wassalamualaikum Wa
Rahmatullah Wa Barakatuh
Sumber :
https://id.abna24.com/news/878046/Pidato-Lengkap-Imam-Khamenei-dalam-Pertemuan-dengan-Peserta-Kongres
Tidak ada komentar:
Posting Komentar