PESAN SAYYID KHAMENEI DI ASYURA 2025

 

Ayatullah Ali Khamenei :

Di dalam Ziarah Asyura, kamu menyampaikan kepada Imam Husain (as), "Ya Aba Abdillah! Aku berdamai dengan orang-orang yang damai denganmu, dan berperang dengan orang yang memerangimu hingga hari Kiamat!"

Apa maksud dari "hingga hari kiamat" ?

Yaitu bahwa perlawanan ini tidak akan pernah berakhir, perang antara pihak Imam Husain (as) dengan pihak Yazid (penindas). Perang ini terus berlangsung.

Pihak Imam Husain (as) sudah memperkenalkan dirinya dalam perjalanannya (as) menuju Karbala. Dalam banyak kesempatan, dengan jelas mengumumkan apa PESAN dan TUJUANnya.

Ia (as) mengatakan : "Rasul Allah SAW bersabda: Barangsiapa yang melihat penguasa yang melanggar hukum Allah dan melakukan penindasan, dan tidak melakukan apapun, akan menghadapi takdir yang sama dengan penguasa tersebut."

Imam menegaskan pentingnya melawan penindasan. Dengan menyebutkan hadis ini, pengikut Imam Husain (as) selalu aktif dan selalu melawan penindasan.

Kebalikannya, pihak penindas, pihak ketidakadilan yang kamu bisa lihat di dunia saat ini, kedua pihak juga sudah ada sebelum masa Imam Husain (as). Mereka juga ada setelah masa Imam (as), dan juga ada pada masa sekarang. Mereka akan ada selamanya.

Dalam semua masa ini, pengikut Imam Husain (as) berkata: "Aku damai dengan orang-orang yang damai denganmu" yang berarti aku berdamai dengan siapa saja yang berpihak kepadamu, dan "berperang dengan orang yang memerangimu" yang berarti aku akan berperang dengan siapa saja yang berpihak memerangimu.

Perang ini terjadi dalam berbagai cara dan bentuk. Sebelumnya terjadi dengan satu cara pada era tombak dan pedang. Dan dalam bentuk lain, dengann cara teknologi nuklir, kecerdasan buatan (AI) dan lainnya, tapi tetap berlangsung.

Saat propaganda, puisi, syair, hadis dan ucapan-ucapan, dilakukan dengan satu cara, dan di era fisika kuantum dan internet sekarang ini dilakukan dengan cara yang berbeda, tapi tetap berlangsung.

Jika satu orang adalah mahasiswa perguruan tinggi, perlawanan ini muncul dalam satu bentuk, seorang manajer atau yang memiliki tanggung jawab berbeda melakukan perlawanan dalam bentuk lain. Perlawanan masih terus berlangsung dalam setiap medan.

Konsep bahwa "Aku berperang dengan siapa saja yang memerangimu" tidak boleh dilupakan.

*****

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  • SHARE