Ayatullah Ali Khamenei :
Seluruh makhluk, jin dan manusia, sejak awal penciptaan berkumpul di hari Kiamat, semuanya ingin mendekati Rasulullah saw. Mereka menyaksikan kemuliaan dan kedudukannya. Kedudukan yang membuat cemburu seluruh makhluk dari awal sampai akhir.
Mereka menyaksikan maqom mulia ini dan ingin (bersamanya). (Namun) apakah mereka bisa mendekatinya ?
Tidak! Tidak semuanya bisa (mendekatinya).
Di riwayat dikatakan hal-hal yang bisa mendekatkanmu kepada Nabi Muhammad saw. Riwayat ini menjelaskannya kepada kita. Dunia ini adalah ladang amal dan akhirat adalah tempat kita memanennya.
Rasulullah saw mengajari kita amal-amal yang harus kita lakukan di dunia ini. Jika kita mengamlakannya di dunia yang sementara ini, jika insan menjaga amalannya, maka itu akan bermanfaat kelak di hari Kiamat.
Apa saja ?
Di riwayat dikatakan beberapa perkara: Pertama, yang paling jujur perkataannya. Rasul saw (bersabda): "Orang yang paling dekat denganku di hari Kiamat adalah yang paling jujur perkataannya."
Yakni, hamba yang paling jujur. Jujur dalam berbicara, ia mengatakan sesuatu apa adanya. Tidak ada kebohongan, cacian, fitnah, dan ucapan tanpa dasar ilmu.
Jujur yakni sesuai dengan kenyataan. Mengatakan sesuatu apa adanya.
*****
Setiap yang merindukan dan mengingkan sesuatu pasti berusaha melakukan apa saja yang menjadi syarat bagi terpenuhi hal yang dirindukan dan diingkan tersebut.
BalasHapusKetika kita merindukan jumpa dengan Nabi Muhammad saw, apakah kita mampu melakukan sesuatu yang menjadi syaratnya ?
Dan dalam konteks ini, syarat tersebut adalah senantiasa berkata, bersikap dan bertindak jujur.
Bung Hatta berkata : "Kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar, kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman, namun tidak jujur itu sulit diperbaiki".
Semoga kita semua dapat senantiasa melakukannya. Aamiin. Allahumma shali 'ala Muhammad wa aali Muhammad.
Salam Cerdas Bernalar, Beragama, dan Berpolitik,
Max Hendrian Sahuleka